2 Anak Meninggal Diduga akibat Gagal Ginjal Akut, Dinkes Kabupaten Bekasi Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

0
6
Source : kompas.com

LINIBERITA.ID, BEKASI – Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mencatat ada dua kasus kematian bocah yang diduga kuat terpapar kasus gagal ginjal akut atau Atypical Kidney Injury (AKI).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Alamsyah menuturkan setelah dua temuan tersebut, pihaknya langsung meningkatkan seluruh pelayanan kesehatan untuk warga.

“Fokus kami, yang pertama adalah pelayanan kesehatannya, mengutamakan kondisi anak-anak di rumah sakit atau di rumah. Kami juga bekerja sama dengan polisi untuk sosialiasi,” ujar Alamsyah kepada wartawan, Selasa (25/10/2022).

Selain itu, pihaknya juga telah menghentikan sementara pemberian resep obat sirup pereda demam untuk anak.

Untuk obat penggantinya, Dinkes Kabupaten Bekasi menyarankan para orangtua untuk menggunakan obat berjenis puyer dan tablet.

“Obat seperti puyer, obat yang dimasukkan ke anus juga bisa dikonsumsi anak,” jelas dia.

Alamsyah mengimbau para orangtua agar tidak panik dengan merebaknya kasus gagal ginjal akut misterius.

Ia juga meminta kepada para orangtua untuk memperhatikan selalu imbauan dan rilis obat sirup yang aman berdasarkan rekomendasi BPOM.

cepat diketahui penyebabnya,” pungkas dia.

Adapun dua anak yang diduga kuat terpapar AKI berasal dari wilayah Tarumajaya dan Tambun Utara.

Keduanya merupakan anak laki-laki yang masih berusia 3 tahun

Alamsyah menuturkan temuan dua dugaan kasus itu bermula saat pihaknya menerima laporan ada 5 anak yang dicurigai terkena AKI.

Berdasarkan laporan tersebut, pihaknya langsung menelusuri kepastian informasi yang diberikan dengan Penyelidikan Epidemologi (PE).

“Setelah itu kami konfirmasi ke lapangan, ke rumah sakit, ternyata ada tiga yang probable atau terindikasi kuat terpapar AKI,” ujar dia.

Sementara dua anak lain, dikeluarkan dari daftar tersuspek karena bukan meninggal dunia karena terpapar AKI.

“Anak perempuan umur 4 tahun di Kecamatan Cibarusah, sekarang masih dirawat di RSCM. Kondisinya sudah membaik dan sudah tidak cuci darah,” papar dia. (red)