Ini Modus Penipuan Investasi Fiktif Berujung Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol

0
7
Source : kompas.com

LINIBERITA.ID, BOGOR – Ratusan mahasiswa IPB terjerat pinjol usai bergabung dalam investasi online fiktif. Terlapor, perempuan inisial SAN menipu para korban dengan iming-iming keuntungan fantastis.

“Modusnya ini, jadi sebenarnya kenapa terkait dengan pinjol, ini sebenarnya kerja sama antara korban dengan terlapor tidak terkait dengan pinjol awalnya. Terlapor menawarkan kerja sama bisnis online dengan cara bagi hasil, dijanjikan (keuntungan) 10 persen,” ungkap Wakapolresta Bogor Kota Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan, Selasa (15/11/2022).

Diwajibkan Daftar Pinjol
Terlapor SAN mempersyaratkan para mahasiswa IPB ini untuk meminjam uang lewat pinjol. Sejauh ini ada 5 aplikasi pinjol yang terkait dengan penipuan investasi tersebut.

“Tetapi syarat yang disampaikan oleh terlapor ini bahwa para pelapor atau para korban harus mengajukan pinjaman online. Ada beberapa (aplikasi) pinjaman online yang terdata di kami ada 5 pinjol yang terdata,” kata Ferdy.

Uang dari Pinjol Dikirim ke Terlapor
Para mahasiswa IPB yang telah mendapatkan pinjaman dari pinjol tersebut kemudian mengirimkan uang tersebut kepada terlapor SAN.

“Kemudian hasil daripada pinjaman online tersebut, dikirimkan atau ditransferkan kepada terlapor SAN ini. Dengan iming-iming akan dibayarkan 10 persen daripada bagi hasil keuntungan,” tambahnya.

Namun kemudian, janji keuntungan 10 persen ternyata tidak pernah diterima mahasiswa. Ironisnya, mereka kini harus melunasi utang mereka di aplikasi pinjol hingga dikejar-kejar debt collector.

“Faktanya setelah mereka pinjam online, setelah mereka mengirimkan sejumlah dana kepada terlapor untuk terlapor ini tidak membayarkan sesuai dengan janjinya yang 10 persen,” ungkap Ferdy.

“Dan saat sekarang para korban ini punya kewajiban ataupun ditagih oleh aplikasi pinjaman online untuk membayarkan kewajiban mereka yang sudah diajukan beberapa saat sebelumnya,” tambahnya.

Merasa dirugikan, ratusan mahasiswa IPB tersebut kemudian melapor polisi. Saat ini Polresta Bogor telah menerima 29 aduan terkait kedok investasi yang berujung mahasiswa IPB terjerat pinjol.

“Jadi dapat saya jelaskan, sampai dengan hari ini Polresta Bogor Kota sudah menerima dua laporan polisi, jadi yang sudah bentuk laporan polisi ada 2 LP. Kemudian dalam bentuk laporan pengaduan ada 29 laporan pengaduan,” kata Ferdy.

Polisi menyebutkan total ada 311 korban penipuan. Korban sebagian besar adalah mahasiswa IPB.

“Rata-rata pelapor ataupun korban berasal dari mahasiswa IPB yang mengalami tindak pidana penipuan,” tambahnya.

Sementara kerugian para korban ditengarai mencapai miliaran rupiah.

“Berdasarkan pemeriksaan dari para pelapor ataupun korban, ini jumlah korban yang sudah berhasil didata ada 311 orang. Dan itu sebagian besar, tidak semuanya, sebagian besar itu berasal dari mahasiswa IPB. Total uang, dugaan para korban yang tertipu, sebesar Rp 2,1 miliar dari 311 orang korban ini,” ungkap Ferdy.

Pelaku berinisial SAN sampai saat ini belum ditangkap. Pihak kepolisian masih menelusuri keberadaan pelaku.

“Untuk terlapornya inisial SAN. Ini masih kita selidiki keberadaannya, tapi yang jelas bukan bagian dari mahasiswa IPB,” sebut Ferdy. (red)